Ketika berbicara soal motor matic, pasti kenal istilah CVT (Continoustly Variable Transmission). Apa itu CVT? CVT merupakan salah komponen paling penting matic, alat penggerak pada sepeda motor matic dan yang membantu matic untuk dapat berjalan.
CVT matic perlu untuk dicek rutin.
Jika lupa atau telat mengeceknya, maka akibatnya motor matic akan melaju
dengan sangat lambat dan diikuti dengan suara berisik di dalam CVT nya.
Agar mendapatkan tenaga motor matic berjalan dengan sempurna, perlu
perawatan yang ekstra. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan terhadap
CVT matic kita. Berikut beberapa tips untuk perawatan CVT matic.

Demikian tips untuk merawat CVT untuk pengguna motor matic. Semoga dapat bermaanfaat untuk menjaga kualitas dan fungsi CVT agar tetap tahan lama.
- Bersihkan ruang transmisi dengan cara berkala tiap 4000 km. Gimana caranya? Caranya buka baut cover CVT, kemudian lepas selang udara dan lepas belt penggerak dengan membuka mur crankshaft terlebih dahulu. Cek semua bagiannya, jang lupa cek juga fungsi belt apakah masih layak pakai atau tidak. Pastikan ukuran tidak kurang dari 20 mm. Apabila lebih maka harus di ganti. Sering-seringlah memberikan cairan belt agar kualitas V-Belt tetap terjaga.
- Cek Roller. Pastikan ketebalan roller tidak kurang dari 17,5 mm. Apabila kurang, maka ganti dengan 1 set.
- Pada saat menempuh jarak 8.000 km, maka gantilah oli girbok dengan oli tranmisi khusus. Disarankan tiap service V-Belt pada km 10.000 dan menggantinya pada km 25.000.
- Bersihkan Filter udara pada CVT paling tidak 3 bulan sekali.
- Jangan biarkan boks CVT menjadi terbuka atau saluran pendingin tertutup rapat, supaya komponen CVT tetap bersih dan pendinginnya tetep berjalan dengan lancar.

Demikian tips untuk merawat CVT untuk pengguna motor matic. Semoga dapat bermaanfaat untuk menjaga kualitas dan fungsi CVT agar tetap tahan lama.
No comments:
Post a Comment